Seringkali aku berkata..
Ketika semua orang memuji milik-
ku....
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah
titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-
Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-
Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-
Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-
Nya
Tetapi... mengapa aku tak pernah
bertanya :
Mengapa Dia menitipkannya
padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini
padaku ???
Dan kalau bukan milikku, apa yang
harus kulakukan untuk milik-Nya
itu ???
Adakah aku memiliki hak atas
sesuatu yang bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat,
ketika titipan itu diminta kembali
oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu
sebagai musibah...
Kusebut itu sebagai ujian...
Kusebut itu sebagai petaka...
Kusebut itu sebagai panggilan apa
saja untuk melukiskan kalau itu
adalah derita.
Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan
hawa nafsuku,
Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah
hukuman bagiku.
Seolah keadilan dan kasih-Nya
harus berjalan seperti matematika.
Aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita
menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap
menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra
dagang,
dan bukan kekasih,
Kuminta Dia membalas “perlakuan
baikku”,
Dan menolak keputusan-Nya yang
tak sesuai keinginanku.
Ya Allah.....
Padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanya untuk
beribadah.
“Ketika langit dan bumi bersatu,
bencana dan keberuntungan sama
saja”….
(Puisi terakhir Rendra yang
dituliskannya di atas tempat tidur
Rumah Sakit)
Kamis, 18 September 2014
Renungan Indah – W.S. Rendra (yang terakhir)
Jumat, 27 Juni 2014
tragedi 29
brak,suara keras terdengar..
langkah ratusan pasang kaki berjalan mendekati suara yg menusuk telinga..
terlihat seonggok tangan kiri tergeletak di jalan .ya ,itu tangan kiri yang tergeletak di jalan .tapi dimana pemiliknya dan siapa ?
To be continued....
Kamis, 01 Mei 2014
1 pasien
Pagi kawan, gmana kabarnyia? Moga slalu d beri kesehatan,dan bagi yang sakit d beri ksabaran krn dg sakit kita kan menjadi kuat asal tdk berputus asa.okre..
mau lanjut yg kmarin tentang tragedi yg terjadi di hari jumat..."tragedi gunung kelud"
Tidak seperti hari2 biasanya hari ini sepi yang memeriksakan dirinya krn sakit d pkesmas mungkin karena masalah cuaca yg penuh debu abu gunung kelud yang membuat udara menjadi sesak dan kotor.
Sembari nunggu orang yg periksa biasanya kalau tidak duduk2 ber cengkrama ya bermain catur d laboratorium,bersama bapak2 .( bujang sendiri nih*promo)hehe..
seharian full sampe jam stengah 12 tak ada tanda2 pasien datang hingga ku putus kan untuk berkemas krn mau jumatan..
tp secara tiba2 ada seorang ibu yg terlihat bingung, gundah,dan khawatir sembari menggendong putrinya , terlihat ada banyak darah di kaki anaknya..
aku:bu anaknya kenapa?
ibu:kena parang( dg raut muka cemas)
aku: kok bisa bu?
ibu:iya tadi pas kebelakang tak sengaja naruh parang di lantai dan terinjak adek.
kebetulan dokter dan perawat senior sedang rapat d kota jadi yang menangani bu bidan senior seadanya dan aku perawat yg masih kurang dalam pengalaman,sehingga aku hanya bisa observasi dan menyiapkan tindakan medis spt jarum,benang, clam,bius anastesi.
Dan suara tangis anak kecil pun berlanjut memecah suara riuh tim yg menangani, adek yg baru menginjak umur 3 taun mnangis ringkih , sang ibu terlihat khawatir terlihat genangan tipis d bola matanya.
dalam benaku , ibu ini pasti sangat khawatir,ibu yang dengan hati tulus berdoa kpd alloh agar tangis anaknya mereda ,ibu yg akan menjaga buah hatinya dengan segenap jiwa dan raganya ,jika aku bisa mndengar isi hatinya mungkin ibu itu akan bersuara: nak jangan mnangis biar ibu saja yg nangis krn sakit yang kau rasa, ibu rela ku tukar bahagiaku dg sakit yg kau rasa duhai pelita jiwaku.
Bak Guardian Angel(malaikat plindung)
semuanya itu tergambar di kerlingan air matanya yg mulai mngalir merambat di pipi dan suaranya bergetar.
mulailah tindakan medis d lakukan, terlihat luka insisi(sayatan)di kaki anak kecil sedalam 1-2cm di telapak kaki bocah itu yg mengenainya tiga jari setelah jempol, terlihat seperti tulang putih saat d bersihkan dg larutan fisiologis ya "itu tulang" diagnosa ku.
sketika itulah stelah luka d bersihkan kmudian spuit jarum yg berisi anastesi di suntikan , tangis nya smakin kencang mnambah kehawatiran ibu. benang jait khusus luar d masukan mlalui jarum jait runcing segitiga, satu jaitan, asisten potong ,dg sigap dan hati2 ku potong,ckrik.krmudian depp depp ,dg sigap pula ku dep luka itu.sampe kira2 beberapa jahitan..
trsadar hari itu hari jum'at dan waktu sudah mndekati jam 12 , dg pertimbangan masih ada orang lain yg lebih bisa utk mengasisteni dan tindakan masih lama kuputuskan utk mundur dan tindakanpun d lanjutkan hingga selesai.dan bantuan yg bisa aku lakukan adl berdoa semoga smuane berjalan lancar...amin..
moga bisa mjdkan laki2 ini cinta pada dunianya saat ini dan menjadikanya mau terus belajar shg memperoleh makna makna hidup.. amin
:-)
Jumat, 04 April 2014
manusia tangguh
apa itu manusia ? pertanyaan itu terbesit ketika lamumunan merasuki fikir ini..
ciee.. manusia ,raja di alam ini? apa kah manusia sendirian d tatasurya ini?
kenapa sendirian d alam smesta ini?
seperti kata prof.komarudin hidayat "manusia takubahnya sperti blalang yg hinggap d hijaunya padang rerumputan begitu sebentar dan banyak pertanyaan"..
memang terlalu egois hidup sendiri di tatasurya ini tanpa memperdulikan lingkungan sekitar,d dunia begitu sebentar dengan hati yg kadang sempit dan kadang lebar.
Di dunia ini pula ada sesuatu hal yang kita inginkan dan tidak bisa kita dapatkan ,banyak contoh tentunya baik secara langsung maupun tdk langsung.
sperti terkena penyakit kronis ,khilangan seseorang , khilangan yg kita cintai ,yg pasti akan membuat kita depresi ,minder, dan enggan.
HANYA ORANG YANG HEBAT yang dapat melakukan apa yg mereka tidak cintai, krn mereka tidak memiliki passion untuk melakukan hal tersebut tp mereka terus belajar dan belajar.
Blajarlah pada mereka yg tak punya passion tp tetap berusaha blajar. Coba carilah mereka dan tanyakan apa kuncinya,?
Kamis, 27 Februari 2014
Efek kelud
Tgl 14 kmarin kelud memuntahkan ap yg ada d perutnya, erupsi yg dahsat sehingga hari jumat itu d penuhi dg debu vulkanik yg menghalangi cahaya matahari mnembus ke permukaan bumi dan sbaliknya menghalangi pula makhluk-makhluk yg di bumi mlihat birunya langit..hari yg cukup kelam hari jumat itu...Seperti hari2 biasanya hari jumat itu saya berangkat ngantor ya skitar jam stengah 8 pagi, hujan abu memang terasa aneh buat warga sekitar , orang2 d jalan pun berkndara motor pakai mantel,payung bagi pejalan kaki, pikirku (aslinya niru2 orang yg lewat d jalan,hihi) dari pada jaket kotor mnding pake mantel aja deh, ku pakai lah mantel itu dan perjalanan pun berlanjut..brumm,brummmmm... Bak kesatria berangkat perang dg gagahnya
Ku belah angin bercampur debu d bawah gelapnya langit vulkanik itu dg mantel sbg tamengnya dan speda motor sbg kuda besiku ( cia cia lbay.com) :-) tak terasa stelah mngarungi jalan yg naik turun (maklum daerah gunung)sampailah saya d kantor tercinta yg bahasa inggrisnya health public center of wanayasa 2,hihi..
Sampe juga d kantor, d sini(kantor) saya sbg perawat kalo bahasa desanya pak mantri yg berstatus harian lepas ,d sini sekedar bantu-bantu seadanya untuk blajar mncintai ap yg diharapkan orang tua yaitu menjadi seorang perawat namun juga nambah pengalaman,teman, saudara..amin.. :-)